Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 13 Mar 2023 13:45 WIB

Dikes Sumbawa Minta Warga Waspadai Penyakit ISPA


 Dikes Sumbawa Minta Warga Waspadai Penyakit ISPA Perbesar

Sumbawa, dwipamedia.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa mencatat ada 134 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akud (ISPA) di awal Tahun 2023. Terbagi 88 kasus di bulan Januari dan 46 kasus di bulan februari

“Untuk kasus ispa yang terjadi di kabupaten sumbawa sejak bulan januari tahun 2023 ini untuk bulan januari sendiri itu dia untuk kasus pneumonia sendiri itu aja 88 kasus kemudian di bulan februarinya ada 46 kasus artinya ada penurunan jumlah kasus penemoni di tahun 2023,” ungkap Kabid pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa H. Sarip Hidayat kepada wartawan, Senin 13 Maret 2023.

Diterangkannya, ISPA merupakan penyakit yang disebabkan karena beberapa faktor. Seperti faktor kebersihan atau higenis dari lingkungan sekitar dan faktor alergi terhadap cuaca. Sehingga masyarakat diminta sebaiknya dapat mencegah atau mengantisipasi terhadap faktor-faktor tersebut. “Artinya upaya sebaiknya yang di lakukan oleh masyarakat untuk mencegah penyakit ISPA disini dengan cara mengendalikan lingkungannya, dengan cara membersihkan lingkungan. Kemudian berprilaku hidup bersih dan sehat kemudian selalu mengonsumsi makanan-makanan yang bernutrisi sehingga daya tahan tubuh itu bisa bagus sehingga tidak terkena ISPA atau pneumonia,” imbuhnya.

Penyakit ISPA ini ungkapnya, lebih cenderung menyerang anak-anak. Sebab daya tahan tubuh yang dimiliki masih rentan dan belum sekuat orang dewasa. Sementara untuk kasus ISPA tertinggi di Kabupaten Sumbawa terjadi di wilayah Kecamatan Sumbawa. “Tingkat bahaya penumonia bisa menyebabkan kematian kalau tidak cepat di tangani kasus kematian di sebakan oleh penumonia pada tahun 2023 belum ada sampai saat ini. Tapi di tahun 2022 sempat ada satu orang,” tambahnya.

Selain itu lanjutnya, ISPA bisa juga dapat disebabkan karena anak-anak alergi terhadap dengan cuaca dingin, suhu atau makanan. Kemudian jika ISPA telah terjadi dan tidak segera ditangani maka dapat menimbulkan terjadinya infeksi. “Infeksi saluran pernafasan itu sendiri dan memang kalau sudah ada tanda dan gejala misalnya dia sesak nafas itu sudah masuk penumonia kalau tidak segera di tangani ya meninggal. Maka dari itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk membersihkan lingkungannya masing-masing dan mewaspadai faktor-faktor dari penyebab munculnya penyakit ISPA ini,” pungkasnya. (awe)

Artikel ini telah dibaca 77 kali

Baca Lainnya

Bupati Hadiri Workshop Nilai Ekonomi Karbon, Perkuat Program Sumbawa Hijau Lestari

20 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Bupati Sumbawa Lantik 18 Kades Masa Jabatan 2026–2034

19 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Percepat Pengentasan Kemiskinan, Bupati Sumbawa Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

TP PKK NTB Dukung TP PKK Kabupaten Sumbawa Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

16 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Kunjungi Sumbawa, TP PKK NTB Perkuat Peran Dasawisma dan Tertib Administrasi PKK

16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Wabup Sumbawa Dorong Transparansi OPD dalam Memberikan Informasi ke Masyarakat

14 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Trending di Pemerintahan