Sumbawa, dwipamedia.com – Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot menghadiri Workshop Tata Kelola Implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) Subnasional Tahun 2026 Wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Senin (19/10/2026) di Provinsi Bali. Dalam kegiatan dimaksud, Bupati didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, M. Nur Hidayat.
Workshop tersebut membahas sejumlah materi strategis terkait pengendalian perubahan iklim, pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC) di tingkat nasional dan subnasional, inventarisasi gas rumah kaca, serta kebijakan dan implementasi nilai ekonomi karbon.
Workshop ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pengendalian emisi gas rumah kaca serta mendorong penerapan nilai ekonomi karbon secara berkelanjutan. Melalui partisipasi dalam forum tersebut, diharapkan upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
H Jarot menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung pelestarian lingkungan dan mendorong pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan demi keberlanjutan bagi generasi mendatang. Salah satu upaya nyata yang terus dilakukan Pemkab Sumbawa adalah melalui program Sumbawa Hijau Lestari, dengan menggalakkan penanaman pohon di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.
Program ini, lanjut Bupati, melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar, sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. (dmn)













