Sumbawa, dwipamedia.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan Workshop Penguatan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan merumuskan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa.
Workshop tersebut dihadiri langsung Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot, di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa. Hadir pula perwakilan Kementerian Sosial, Bappenas, BRAC International, Pemerintah Provinsi NTB, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, akademisi, serta perangkat daerah terkait.
Sekretaris Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dwi Rahayu dalam laporannya mengungkapkan, workshop ini diikuti oleh 50 peserta. Hasil kegiatan diharapkan menjadi bahan masukan dalam memperkuat pelaksanaan program pemberdayaan sosial ekonomi yang lebih terarah dan tepat sasaran.
Sementara, Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot dalam sambutannya menegaskan, pengentasan kemiskinan membutuhkan langkah nyata, kerja terpadu, serta kolaborasi seluruh pihak. Menurutnya, keberhasilan program tidak dapat bergantung pada satu instansi saja, melainkan memerlukan sinergi antara pemerintah, mitra pembangunan, dan masyarakat.
Bupati juga menyambut baik pelaksanaan program PPSE, dan menekankan pentingnya peran pendamping dalam mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih mandiri dan produktif. Selain itu, program pemberdayaan perlu disesuaikan dengan potensi lokal sehingga mampu membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap terbangun sinergi yang kuat dan berkelanjutan dalam pelaksanaan program pemberdayaan sosial ekonomi. Dengan kolaborasi lintas sektor dan pendampingan yang tepat, upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa diharapkan semakin efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (dmn)













