Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 3 Jun 2026 11:30 WIB

Bupati Minta Masyarakat Sumbawa Jaga Hutan dan Lestarikan Bahasa Daerah


 Bupati Minta Masyarakat Sumbawa Jaga Hutan dan Lestarikan Bahasa Daerah Perbesar

Sumbawa, dwipamedia.com – Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot memimpin apel pagi, pada Rabu (3/6/2026). Dalam kesempatan itu, Ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga hutan, dan melestarikan bahasa daerah.

Selain Masyarakat Sumbawa, Bupati juga mengingatkan kepada semua pihak untuk memiliki kepedulian terhadap kelestarian hutan sebagai penopang kehidupan masyarakat. “Hutan Sumbawa merupakan jantung Kabupaten Sumbawa. Apabila hutan rusak, maka daerah ini akan mengalami kerusakan,” tegas Bupati.

Selain itu, Bupati mengumumkan bahwa Kabupaten Sumbawa meraih penghargaan pelestarian bahasa daerah tingkat nasional untuk Bahasa Samawa. Penghargaan ini diberikan atas komitmen daerah melestarikan bahasa dan budaya lokal melalui berbagai kegiatan.

Namun, Bupati mengingatkan adanya ironi. Di satu sisi Sumbawa mendapat penghargaan bahasa, di sisi lain hasil kajian Universitas Mataram menyebut Bahasa Sumbawa termasuk yang terancam punah dan terdegradasi di NTB. “Ini masalah bagi kita. Kita dapat penghargaan, tapi bahasa kita terancam punah karena kita sendiri mulai jarang menggunakannya,” katanya.

Ia mencontohkan, banyak warga Sumbawa yang anaknya tidak bisa berbahasa daerah karena di rumah hanya dibiasakan Bahasa Indonesia. “Ini rugi. Harusnya anak kita bisa dua bahasa daerah: Samawa dan Sasak, plus Bahasa Indonesia. Kalau tambah Bahasa Inggris, itu sudah melampaui target,” tambahnya.

Bupati mengajak seluruh ASN dan masyarakat Sumbawa untuk bangga menggunakan Bahasa Samawa. “Kalau orang luar tinggal 3-4 tahun di Sumbawa pulang bisa Bahasa Samawa, itu luar biasa. Tapi kalau kita sendiri tidak pakai, bahasa ini akan hilang. Jangan sampai kita dapat penghargaan tapi kita sendiri tidak menghargai bahasa kita,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan opini WTP karena berpengaruh signifikan terhadap dukungan anggaran dari pemerintah pusat. “Kalau pengelolaan keuangan tidak bagus, bantuan pusat akan sulit kita dapatkan. Apalagi anggaran kita terbatas. Karena itu WTP harus kita pertahankan,” pungkasnya. (awe)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Sumbawa Lantik 18 Kades Masa Jabatan 2026–2034

19 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Percepat Pengentasan Kemiskinan, Bupati Sumbawa Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

TP PKK NTB Dukung TP PKK Kabupaten Sumbawa Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

16 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Kunjungi Sumbawa, TP PKK NTB Perkuat Peran Dasawisma dan Tertib Administrasi PKK

16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Wabup Sumbawa Dorong Transparansi OPD dalam Memberikan Informasi ke Masyarakat

14 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Turunkan Kantong Kemiskinan di Sumbawa, Wabup Tekankan Validitas Data

13 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Trending di Pemerintahan