Sumbawa, dwipamedia.com – Cukup lama mengalami kerusakan, ruas jalan di depan RSUD Sering akhirnya segera dikerjakan. Guna memudahkan akses bagi masyarakat, Pemerintah Provinsi NTB berencana menjadikan jalan tersebut menjadi dua jalur.
Demikian diungkapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, Kamis (25/6/2026). Pihaknya telah melaksanakan rapat bersama OPD terkait termasuk camat dan kepala desa, terkait pengerjaan jalan dimaksud. Bahkan sudah turun ke lapangan untuk melihat kondisi jalan, sebelum dikerjakan. “Saat ini, teman-teman di Dinas PUPR kabupaten dan provinsi tengah berkolaborasi dalam menentukan desain jalan tersebut,” tuturnya.
Dijelaskan, pembangunan terhadap ruas jalan tersebut nantinya memiliki dua lajur. Pohon yang berada di tengah saat ini nantinya akan tetap menjadi median jalan. Selain itu, persoalan drainase juga menjadi atensi karena selama ini menjadi masalah.
Menurutnya, yang paling inti untuk diperhatikan yakni drainase, karena selama musim hujan ruas jalan tersebut tetap tergenang, yang menyebabkan kerusakan. “Kami berharap air yang tergenang selama ini bisa dialirkan ke lokasi yang lebih rendah,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan penataan terhadap lapak-lapak yang berada di sekitar lokasi. Ia berharap agar pemerintah provinsi bisa membuat saluran yang bagus dimulai dari depan Labkesmas, sehingga air tidak lagi menggenangi ruas jalan seperti tahun-tahun sebelumnya. “Perkiraan kita lebar saluran tersebut sekitar 0,8 centimeter dengan kedalaman tertentu dan akan disesuaikan dengan kondisi jalan yang akan ditangani pemerintah nantinya,” ujarnya.
Berdasarkan hasil komunikasi terakhir penanganan terhadap ruas jalan tersebut, akan mulai ditangani pada bulan Juli mendatang. Pihaknya juga berharap agar pengguna jalan tidak memaksakan diri melewati jalan tersebut selama proses pekerjaan karena akan menggangu pelaksanaan nantinya. “Kami berharap masyarakat bisa mengambil jalur lain selama pekerjaan proyek jalan tersebut. Sehingga pekerjaannya bisa segera tuntas dan masyarakat tidak lagi terganggu,” tuturnya.
Ia menambahkan, khusus badan jalan nantinya akan dinaikkan dari kondisi jalan yang eksis saat ini. Hal ini akan disesuaikan dengan posisi rumah sakit, sehingga ruas jalan tersebut tidak lagi tergenang yang mengakibatkan ruas jalan tersebut cepat rusak. “Kami berharap masyarakat bisa mendukung pekerjaan penanganan ruas jalan ini dengan tidak membuat hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga dalam rentang waktu 3 bulan pekerjaan bisa tuntas dan masyarakat bisa menggunakan jalan baru,” pungkasnya. (awe)













