Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 23 Okt 2025 15:53 WIB

Hindari Kelangkaan, Distan Sumbawa Minta Petani Segera Tebus Pupuk


 Hindari Kelangkaan, Distan Sumbawa Minta Petani Segera Tebus Pupuk Perbesar

Sumbawa, dwipamedia.com – Guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan pupuk saat musim tanam serentak di Kabupaten Sumbawa, Dinas Pertanian (Distan) Sumbawa meminta kepada para petani agar segera menebus pupuk subsidi sebelum masuk musim tanam.

Hal itu disampaikan Kepala Distan Kabupaten Sumbawa, Ni Wayan Rusmawati, kepada wartawan pada Kamis (23/10/2025). Menurutnya, penebusan pupuk ini perlu dilakukan, karena kebutuhan pupuk saat musim tanam serentak meningkat dan ketersediaan gudang tidak mencukupi.

Diungkapkan, Pemerintah telah menggelontorkan pupuk guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan. Kuota pupuk sudah 100 persen direalisasikan oleh Pemerintah Pusat, sementara yang menjadi masalah saat ini penebusan pupuk yang dilakukan petani masih belum maksimal, sehingga harus segera dilaksanakan.

Lebih jauh diungkapkan, berdasarkan data untuk pupuk urea Sumbawa mendapatkan kuota sebanyak 62.598,90 ton sementara realisasinya sekitar 44.534,14 ton. Sehingga masih ada sisa 18.064,76 ton atau sekitar 28,86 persen yang harus segera diserap oleh para petani. Begitu juga untuk pupuk NPK kuota alokasi untuk Kabupaten Sumbawa sebanyak 48.574 ton sementara realisasi hingga saat ini baru di angka 27.156,96 ton  atau sekitar 55, 91 persen.

Untuk itu Ni Wayan mengimbau kepada seluruh petani untuk bisa segera melakukan penebusan terhadap pupuk tersebut, karena waktunya sudah semakin mepet. “Jangan sampai pupuk yang tersedia saat ini dialihkan ke daerah lain karena pupuk tidak kunjung ditebus oleh petani,” ungkapnya.

Para petani yang bisa melakukan penebusan terhadap pupuk tersebut yakni petani yang namanya sudah masuk dalam kelompok Simultan yang terdapat di 24 kecamatan. “Jika tidak terealisasi 100 persen, maka pupuk tersebut akan dialihkan ke daerah lain,” jelasnya.

Ni Wayan tidak ingin pupuk tersebut dialihkan ke daerah lain karena Sumbawa masih membutuhkan. “Karena itu, saya terus mengimbau kepada seluruh petani untuk segera melakukan penebusan,” tuturnya. (awe)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Sekda Sumbawa Pimpin Gotong Royong Serentak, Wujudkan Indonesia Asri

3 Juli 2026 - 11:11 WIB

Bupati Sumbawa Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

30 Juni 2026 - 16:12 WIB

Pemkab Sumbawa Buka Layanan Lapor Gas Bagi Masyarakat

29 Juni 2026 - 18:59 WIB

Bupati Sumbawa Harapkan Program UPLAND Bermanfaat Bagi Petani

29 Juni 2026 - 17:46 WIB

Pemerintah Pusat dan Pemkab Sumbawa Perkuat Sinergi Lestarian Cagar Budaya

29 Juni 2026 - 17:15 WIB

Pemkab Sumbawa Perkuat Kompetensi Bendahara Seluruh OPD

26 Juni 2026 - 17:14 WIB

Trending di Pemerintahan