Sumbawa, dwipamedia.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) telah menyediakan lahan seluas 15.000 haktar di sejumlah Kecamatan. Itu dilakukan guna mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Garam di Kabupaten Sumbawa.
‘’Untuk garam kita sudah ke KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) untuk berkoordinasi lebih lanjut. Alhamdulillah lahan yang diminta oleh Kementerian sudah kita siapkan sekitar 15.000 hektar. Itu kita sudah sampaikan ke pusat,’’ terang Kepala Dislutkan Sumbawa Rahmat Hidayat kepada media ini, Rabu (6/5/2026).
Lebih jauh diungkapkan, adapun lokasi lahan tersebut berada di Kecamatan Plampng, Empang dan Maronge. ‘’Saat ini di KKP sedang pembahasan internal. Kalau memang (Sumbawa) masuk, kita harap tahun depan atau akhir tahun ini di dorong untuk diusulkan ke Bappenas untuk Sumbawa ini menjadi salah satu PSN garam,’’ tuturnya.
Terhadap ketersediaan lahan 15.000 hektar tersebut, Dayat – sapaan akrabnya menjelaskan, itu sudah di delimiasi, yang dibantu oleh Dinas PUPR Sumbawa. Sehingga itulah yang perlu dilakukan kajian lebih lanjut. ‘’Mudah-mudahan teman-teman di KKP bisa menyediakna anggaran untuk itu. Karena itu butuh anggaran yang cukup besar, dan lahan yang kita siapkan itu sangat luas,’’ tukasnya.
Disampaikan, tim dari KKP sementara ini akan melakukan kajian lebih lanjut terhadap lahan 15.000 hektar tersebut. Sehingga diharapkan, Kabupaten Sumbawa bisa menjadi salah satu Lokasi PSN garam. ‘’Kita sedang dalam proses FS. Cuma memang tidak seluas 15.000 hektar, tapi sekitar 2.000 lebih hektar. Mudah-mudahan bisa mewakili nanti. Sehingga kita koordinasi lebih lanjut, data yang kita berikan bisa lebih lengkap,’’ pungkasnya. (awe)












