Sumbawa, dwipamedia.com – Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Sumbawa diminta untuk terus aktif dalam memperbaharui informasi, terutama melalui website dan media sosial (Medsos). Agar informasi terkait Pemerintah Daerah dapat langsung diketahui oleh masyarakat dengan cepat dan mudah.
Hal itu terungkap dalam Bimbingan Teknis Pengelolaan Website dan Media Sosial Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat keterbukaan informasi public, yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, pada Senin (18/5/2026). Bimtek ini, berlangsung di ruang rapat Asisten Administrasi Umum. Peserta kegiatan ini berasal dari 32 OPD, dibagi 8 OPD per hari dengan narasumber tenaga ahli dari Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa,
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Sumbawa, Rachman Ansori. Ia meminta seluruh OPD menjadikan website dan media sosial resmi sebagai rujukan utama informasi publik. Pemkab Sumbawa konsisten mendorong digitalisasi pemerintahan. Salah satu buktinya adalah renovasi besar-besaran website OPD yang sebelumnya sempat mengalami gangguan keamanan. “Kita lagi bikin rumah baru. Website ini harus lengkap informasinya, bukan hanya data kegiatan dan profil. Harapannya, setiap ada event atau momen kegiatan, langsung diupdate. Jadi masyarakat dan media tidak lagi bergantung pada sumber lain,” ujarnya.
Ia menekankan, website resmi harus menjadi sumber informasi utama yang bisa dirujuk publik. Misalnya, ketika terdapat pertanyaan terkait kondisi jalan di depan rumah sakit, masyarakat bisa langsung mengecek di website OPD terkait.
Menurutnya, media sosial seperti Facebook dan Instagram memang lebih terbuka, tetapi website tetap menjadi basis data resmi yang kredibel. Karena itu, ia mengajak peserta Bimtek untuk langsung mempraktikkan pengelolaan akun dan platform masing-masing selama pelatihan. “Kalau mau ke Dinas kami, ini loh websitenya. Silakan cek, semua informasi ada di sini. Mulai dari kepala dinas, program kerja, sampai kegiatan harian,” ujarnya.
Sementara itu Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfotiksandi Sumbawa Sri Wahyuni menyampaikan, website dan media sosial resmi OPD bukan sekadar situs atau akun biasa. Keduanya merupakan wajah dan etalase digital kinerja pemerintah yang harus dikelola secara aktif, akurat, dan akuntabel. “Kebutuhan akan informasi publik yang cepat, tepat, dan mudah diakses menjadi latar belakang kegiatan ini. Ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dan upaya Pemkab Sumbawa meningkatkan transparansi serta akuntabilitas,” ujarnya.
Adapun tujuan Bimtek ini adalah meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengelolaan konten website, publikasi media sosial, pelayanan informasi publik, serta penguatan citra positif pemerintah melalui kanal digital resmi masing-masing OPD. Dengan adanya kegiatan ini, Pemkab Sumbawa berharap setiap OPD mampu mengelola informasi publik secara profesional sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, tutupnya. (awe)













