Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 14 Apr 2026 17:41 WIB

Bupati Tegaskan UPLAND Perkuat Ketahanan Pangan dan Dukung Sumbawa Hijau Lestari


 Bupati Tegaskan UPLAND Perkuat Ketahanan Pangan dan Dukung Sumbawa Hijau Lestari Perbesar

Sumbawa, dwipamedia.com — Bupati Sumbawa H Syarafuddin Jarot secara resmi membuka Kegiatan Diseminasi Exit Strategy Project The Development of Integrated Farming System in Upland Areas (UPLAND) Tahun 2026 di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hasan Usman Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (14/4/2026).

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sumbawa, jajaran kepala perangkat daerah terkait, Project Management Consultant (PMC), Design and Supervisi Consultant (DSC), On Granting Officer (OGO), Project Implementation Unit (PIU), serta berbagai stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan program UPLAND di Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan, Kabupaten Sumbawa tetap menjadi salah satu fokus utama dalam program UPLAND, sekaligus diproyeksikan sebagai sentrum ketahanan pangan. Program ini difokuskan pada pengembangan komoditas bawang merah dan ditargetkan berlangsung hingga tahun 2026.

Menurutnya, ke depan program UPLAND diharapkan dapat berjalan sejalan dan saling mendukung dengan program Sumbawa Hijau Lestari. Sinergi ini dinilai penting dalam mendorong pengembangan sektor pertanian yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, diversifikasi komoditas menjadi langkah strategis, tidak hanya berfokus pada tanaman jagung dan padi, tetapi juga pengembangan tanaman perkebunan bernilai ekonomi seperti porang dan berbagai jenis buah-buahan.

“Ke depan, kita perlu mendorong pola tanam yang lebih berkelanjutan dan bernilai jangka panjang. Jika dibandingkan, hasil tanaman seperti kemiri atau sengon dapat memberikan manfaat ekonomi hingga puluhan bahkan ratusan kali dalam satu kali tanam, yang dampaknya bisa dirasakan hingga generasi berikutnya,” tuturnya.

Bupati juga menyoroti tantangan dalam budidaya tanaman jagung yang memiliki tingkat risiko cukup tinggi dengan biaya produksi yang besar. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dan kolaborasi untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan seluruh pihak yang terlibat dalam program UPLAND dapat terus diperkuat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim dan stakeholder yang telah bekerja sama sejak tahun 2021 dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di daerah. “Semoga kontribusi yang telah diberikan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan ke depan kita dapat menghadirkan model kerja sama baru yang lebih inovatif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (dmn)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Turunkan Stunting di Kabupaten Sumbawa, Perlu Kerjasama Semua Pihak

27 April 2026 - 15:30 WIB

Pemkab Sumbawa Imbau Masyarakat Segera Melapor jika Terdampak Kekeringan

27 April 2026 - 14:28 WIB

Wabup Sumbawa Minta Penyelesaian Lahan KDMP Dipercepat

24 April 2026 - 17:38 WIB

Bupati Sumbawa Dorong Optimalisasi SPAM Tahun 2026

23 April 2026 - 16:40 WIB

Bupati Tekankan Peran Strategis Sistem Digital dalam Pengadaan Barang dan Jasa Elektronik

23 April 2026 - 15:22 WIB

Bupati Sumbawa Inginkan ASN Jadi Pelopor IKD

22 April 2026 - 17:23 WIB

Trending di Pemerintahan