Sumbawa, dwipamedia.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menetapkan lokasi pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat (SR) lahan milik Pemda Kabupaten Kabupaten Sumbawa di wilayah Kecamatan Labuhan Badas. Pembangunan tersebut direncanakan menelan anggaran sekitar Rp200 miliar.
Hal itu diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dedy Heriwibowo, pada Kamis (26/2/2026). Dari total lahan aset milik Pemda Kabupaten Sumbawa seluas 26 Hektare di lokasi itu, akan digunakan sekitar 5 sampai 6 Hektare untuk pembangunan SR tersebut. “Penetapan lokasi ini telah mendapatkan persetujuan dan verifikasi teknis,” terangnya.
Lebih jauh dijelaskan, adapun proses tender proyek ini diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan April melalui Pemerintah Pusat. Dengan estimasi jadwal tersebut, tahap pembangunan fisik diharapkan dapat dimulai pada triwulan ketiga tahun ini, yakni sekitar bulan Juni atau Juli.
Kemudian relokasi dan kelanjutan SMPN 4 Sumbawa terkait operasional sekolah, pihaknya tengah menyusun langkah antisipasi mengenai waktu perpindahan siswa ke gedung baru. Jika pembangunan belum rampung tahun ini, aktivitas belajar mengajar akan tetap diperpanjang di lokasi SMPN 4 Sumbawa yang menjadi lokasi SR saat ini.
Dijelaskan, setelah perpindahan selesai, gedung yang saat ini digunakan akan dikembalikan fungsinya sepenuhnya sebagai lokasi SMPN 4 Sumbawa. “Langkah-langkah ini telah kami komunikasikan dan disepakati bersama pula dengan para orang tua siswa untuk menjaga kelancaran proses transisi pendidikan,” pungkasnya. (awe)














