Sumbawa, dwipamedia.com – Guna mendukung kebutuhan nelayan di sejumlah wilayah pesisir. Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar melalui APBD 2026, untuk pengadaan sarana perikanan tangkap. Dana tersebut disalurkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa.
Hal itu disampaikan Kepala Dislutkan Sumbawa melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap, H. Burhanuddin, kepada wartawan, Kamis (12/3/2026). Anggaran tersebut dialokasikan untuk menunjang program pokok pikiran (pokir) aspirasi anggota DPRD, serta direktif pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
Lebih lanjut dijelaskan, bantuan dari APBD itu akan dimanfaatkan untuk pengadaan berbagai sarana perikanan tangkap yang dibutuhkan 22 kelompok nelayan penerima manfaat. Para nelayan tersebut tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE), yang tersebar di Kecamatan Utan, Labuhan Badas, Alas, Alas Barat, Tarano, Lape, Plampang, dan Buer. “Anggaran sekitar Rp1 miliar ini difokuskan untuk pengadaan sarana perikanan tangkap bagi 22 KUBE yang telah diusulkan. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan,” terangnya.
Diungkapkan, adapun sarana yang akan diadakan pada 2026 menggunakan sistem e-catalog, meliputi sampan berukuran panjang tujuh meter, mesin ketinting, mesin diesel, mesin tempel, jaring nilon, serta jaring tasi. Peralatan tersebut dinilai sebagai kebutuhan prioritas kelompok nelayan dalam menunjang aktivitas melaut.
Dijelaskan, saat ini tim teknis Dislutkan Sumbawa tengah melakukan verifikasi calon penerima dan calon lokasi (CPCL). Proses ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku. “Setelah verifikasi CPCL tuntas, rencananya awal Maret kegiatan pengadaan sudah bisa mulai dilaksanakan,” jelasnya.
Ia berharap dukungan anggaran tersebut tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi nelayan, tetapi juga memperkuat perekonomian masyarakat pesisir. Sektor perikanan tangkap dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Sekaligus menjadi sumber mata pencaharian utama, bagi ribuan warga Sumbawa.
Ditegaskan, Pemda Sumbawa berkomitmen terus mendorong penguatan sarana dan prasarana perikanan. Sebagai bagian dari upaya peningkatan daya saing nelayan lokal, di tengah tantangan cuaca dan fluktuasi hasil tangkapan. (dmn)














