Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 9 Mar 2026 20:58 WIB

Tebar Perdana Restocking 2026, Dislutkan Sumbawa Lepas 30.000 Benih Ikan Dua Kecamatan


 Tebar Perdana Restocking 2026, Dislutkan Sumbawa Lepas 30.000 Benih Ikan Dua Kecamatan Perbesar

Sumbawa, dwipamedia.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa (Dislutkan) mulai melaksanakan program restocking tahun 2026, dengan menebar benih ikan di sejumlah perairan umum. Pada tahap awal, sebanyak 30.000 benih ikan ditebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Moyo Hilir dan Kecamatan Moyo Hulu, pada Jumat (6/3/2026).

Kepala Dislutkan Sumbawa Rahmat Hidayat, melalui Kabid Perikanan Tangkap H. Burhanuddin menyampaikan, program restocking tahun ini didukung anggaran APBD sebesar Rp108 juta dengan total pengadaan 380.000 benih ikan yang akan ditebar di 24 lokasi perairan umum di berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa. “Pada tahun anggaran 2026 ini Pemda Sumbawa melalui Dinas Kelautan Perikanan mengalokasikan anggaran Rp108 juta untuk program restocking. Total benih ikan yang akan ditebar sebanyak 380.000 ekor di 24 lokasi perairan umum,” jelas H. Burhanuddin dalam keterangan persnya, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, penebaran benih ikan tahap pertama dilakukan di dua kecamatan dengan jumlah sekitar 30.000 ekor, yang dilaksanakan pada momentum bulan Ramadhan. “Pada tahap pertama ini kami menebar sekitar 30.000 benih ikan di Kecamatan Moyo Hilir dan Moyo Hulu,” ujarnya.

Menurutnya, program restocking merupakan kegiatan penebaran ikan di perairan umum seperti sungai, waduk, embung, dan sumber air lainnya sebagai bagian dari upaya konservasi sumber daya perairan sekaligus menjaga keberlanjutan populasi ikan di alam. “Restocking merupakan salah satu upaya konservasi sumber daya perairan dengan menebarkan kembali benih ikan di perairan umum, seperti sungai, waduk dan embung. Jenis ikan yang ditebar disesuaikan dengan habitat alami di perairan tersebut,” terangnya.

Adapun benih ikan yang disiapkan dalam program restocking 2026 ini terdiri dari beberapa jenis ikan air tawar yang umum dibudidayakan masyarakat. Total 380.000 benih tersebut meliputi 160.000 benih ikan nila, 120.000 benih ikan tawes, serta 100.000 benih ikan karper. “Pengadaan benih ikan dilakukan melalui sistem E-Catalog dengan jumlah 380.000 benih, terdiri dari 160.000 ikan nila, 120.000 ikan tawes dan 100.000 ikan karper,” paparnya.

Lebih lanjut dijelaskan, proses pengadaan benih ikan tersebut dipercayakan kepada pihak ketiga yang bekerja sama dengan Balai Perikanan Ikan Rhee.

Ia berharap melalui program restocking ini, ketersediaan stok ikan di perairan umum Sumbawa dapat terus terjaga, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber gizi. “Dengan program restocking ini diharapkan stok ikan di perairan umum tetap tersedia, sekaligus dapat mendukung pemenuhan gizi masyarakat dan membantu upaya penanganan stunting di daerah,” pungkasnya. (dmn)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Dislutkan Sumbawa Segera Ajukan Revisi Tarif Sewa Cold Storage Pantai Goa

12 Mei 2026 - 15:41 WIB

Pemkab Sumbawa Sediakan 15.000 Hektar Lahan Dukung PSN Garam

6 Mei 2026 - 14:42 WIB

Dislutkan Sumbawa Siapkan Strategi Kejar Target PAD 2026

6 Mei 2026 - 14:05 WIB

Pembangunan KNMP Labuhan Sangoro Berjalan Lancar

6 Mei 2026 - 12:57 WIB

Kepala Dislutkan Apresiasi Terlaksananya Transfer Teknologi Budidaya Cerdas Iklim Udang Trasisional Plus

5 Mei 2026 - 17:43 WIB

Dinilai Bermanfaat, Dislutkan Sumbawa Berupaya Laksanakan Program Gemarikan

4 Mei 2026 - 15:23 WIB

Trending di Berita Utama