Sumbawa, dwipamedia.com — Sejak dicanangkan beberapa waktu lalu, kegiatan gotong royong di area publik, yang melibatkan pegawai lingkup Pemkab Sumbawa terus terlaksana. Wakil Bupati Sumbawa H. Mohamad Ansori, terjun langsung ke lapangan untuk meninjau pelaksanaan gotong royong di sepanjang jalur Samota pada Jumat (20/2/2026).
Dalam kesempatan itu Wabup melakukan observasi langsung terhadap proses pembersihan lingkungan, mencakup pengelolaan sampah, penataan vegetasi di sisi jalan, serta koordinasi operasional antarperangkat daerah di lapangan.
Dalam arahannya, Wabup menegaskan pentingnya tindak lanjut dari seluruh organisasi perangkat daerah terhadap tanggung jawab kebersihan yang telah ditetapkan, baik di titik jalur Samota maupun di lingkungan kantor masing-masing setiap Jumat. Penekanan tersebut diarahkan pada pembentukan sistem kerja yang konsisten, terukur, dan berkelanjutan, sehingga kegiatan gotong royong tidak berhenti pada simbol partisipasi, melainkan menjadi bagian dari mekanisme institusional yang melekat dalam budaya kerja birokrasi.
Kebersihan kawasan publik berkontribusi pada pengurangan risiko kesehatan masyarakat, sementara pengelolaan vegetasi memperkuat fungsi ekologis serta estetika kawasan. Dengan demikian, gotong royong berfungsi sebagai intervensi berbasis komunitas yang berdampak pada kualitas lingkungan dan kesejahteraan sosial secara simultan.
Peninjauan ini menegaskan kembali bahwa penguatan budaya gotong royong tetap menjadi instrumen strategis dalam tata kelola wilayah. Melalui konsistensi koordinasi dan tanggung jawab sektoral, jalur Samota diharapkan terus terpelihara sebagai ruang publik yang bersih, tertata, dan adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat serta pembangunan daerah. (dmn)














