Sumbawa, dwipamedia.com – Realisasi tanam padi di Kabupaten Sumbawa hingga Februari tahun ini, telah mencapai 53.732 hektare. Sehingga Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa sangat optimist target tanam padi sebesar 71.663 hektare dapat terealisasi di tahun 2025, bahkan melebihi target.
Demikian disampaikan Kepala Distan Kabupaten Sumbawa, Ni Wayan Rusmawati, kepada wartawan, Rabu (19/3/2025). Pihaknya sangat optimistis target tanam khususnya padi, dapat terealisasi di tahun 2025. Lantaran hingga bulan Februari, capaian sudah hampir 70 persen dari target.
Lebih jauh disampaikan, capaian tersebut sangat berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Musim hujan tahun ini cenderung normal dan tidak mengalami kemunduran. Bahkan, tahun lalu luas tanam padi mencapai 75.000 hektare, meskipun kondisi cuaca tidak normal. “Tahun ini kami sangat optimistis target tanam akan tercapai, mengingat cuaca sangat mendukung,” tuturnya.
Pihaknya akan terus berupaya meningkatkan produksi padi di Kabupaten Sumbawa guna menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat. Terlebih lagi, saat ini sejumlah negara mulai mengalami krisis pangan.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan produksi padi, lanjut Wayan, potensi lahan yang ada akan dimanfaatkan semaksimal mungkin. Dari yang sebelumnya hanya satu kali tanam, akan ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali tanam sebagai bagian dari upaya menyukseskan program swasembada pangan.
Selain itu, pemerintah pusat turut mendukung program swasembada pangan di Kabupaten Sumbawa dengan memberikan sekitar 81 unit pompa air besar pada tahun 2024 melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia. “Sebanyak 81 unit pompa air dan 144 unit mesin brigade yang diberikan pada tahun 2024 akan dikelola oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di masing-masing kecamatan. Bantuan ini diharapkan dapat mengatasi masalah kekeringan saat musim kemarau sehingga risiko gagal panen dapat berkurang,” pungkasnya. (awe)














