Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 30 Agu 2023 21:05 WIB

Pemkab Sumbawa Terapkan SPBE Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan


 Pemkab Sumbawa Terapkan SPBE Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Perbesar

Jakarta, dwipamedia.com – Pemerintah  Kabupaten Sumbawa melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tentang Pemanfaatan Sertifikat Elektronik yang nantinya akan diterapkan pada sistem elektronik penyelenggaraan pemerintahan di Pemkab Sumbawa.

Kegiatan terlaksana di Aula Auditorium Roebiono Kertopati BSSN Republik Indonesia, pada Rabu 30 Agustus 2023. Dalam Penandatanganan tersebut Pemkab Sumbawa diwakili oleh Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Noviany, sementara BSSN diwakili oleh Sekretaris Utama YB Susilo Wibowo.

Dalam kesempatan itu, Wabup Sumbawa mengatakan, pada era yang sudah mulai serba digital ini mau tidak mau autentikasi data dan integritas data menjadi kebutuhan yang sangat krusial dan penting dalam pengelolaan administrasi dan pelayanan publik pemerintah, dan hal ini akan dapat dilaksanakan apabila salah satunya dengan pemanfaatan sertifikat elektronik, yang pelaksanaan tanda tangani kesepakatannya telah dilakukan.

Menurutnya, dengan adanya kesepakatan kerjasama ini maka diharapkan BSSN dapat memberikan dukungan yang optimal, khususnya dalam perlindungan data dan informasi milik Pemda dalam rangka percepatan transformasi digital dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Wabup berharap agar kesepakatan kerjasama yang sudah ditandatangani ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan maksimal, dalam rangka peningkatan pengelolaan administrasi pemerintahan dan pelayanan publik dilingkungan Pemkab Sumbawa.

Sertifikat elektronik merupakan identitas elektronik penjamin keabsahan tanda tangan elektronik yang diterbitkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) dibawah Badan Siber dan Sandi Negara.

Sertifikat elektronik merupakan salah satu cara untuk memberikan jaminan keamanan transaksi elektronik dalam mendukung tata pemerintahan yang dilaksanakan secara elektronik. “Sertifikat elektronik sangat praktis karena kita tidak perlu membawa cukup banyak materiil untuk melakukan tanda tangan digital ataupun menambahkan sertifikat digital pada suatu dokumen, namun cukup membawa sebuah token ataupun dongle,” tuturnya.

Sertifikat elektronik memberikan jaminan otentikasi data karena sertifikat digital dapat menunjukkan langsung pemilik dari sertifikat di dalam suatu dokumen, kemudian integritas karena pada sertifikat elektronik menjamin keutuhan data dengan melihat apakah ada suatu perubahan di dalam dokumen yang telah ditandatangani, dan anti penyangkalan karena dapat langsung dibuktikan waktu penandatangan serta dapat menyangkal pemalsuan dari suatu keutuhan data.

Pemanfaatan sertifikat elektronik di amanatkan oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan sistem dan transaksi elektronik yang menyebutkan setiap penyelenggaraan transaksi elektronik dalam lingkup publik atau privat yang menggunakan sistem elektronik untuk kepentingan pelayanan publik wajib menggunakan sertifikat keandalan dan/atau sertifikat elektronik. (dmn)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Temui Menkomarves dan KSAL, Pemkab Sumbawa Matangkan Sail Indonesia 2024

23 Juli 2024 - 14:10 WIB

Distan Sumbawa Usulkan Belasan Ribu Hektar Program Cetak Sawah Baru ke Pusat

17 Juli 2024 - 15:31 WIB

Bupati Kukuhkan Masa Jabatan 8 Tahun 914 BPD se Kabupaten Sumbawa

12 Juli 2024 - 11:49 WIB

Masa Jabatan Kades dan BPD di Kabupaten Sumbawa Diperpanjang

23 Mei 2024 - 10:01 WIB

Bupati Sumbawa Tinjau Kelanjutan Pembangunan Jalan Samota

28 April 2024 - 19:43 WIB

Lomba FBS Tahun 2024 Diikuti 367 Siswa SD dan SMP se Kabupaten Sumbawa

27 April 2024 - 18:50 WIB

Trending di Pemerintahan