Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 20 Jan 2026 16:35 WIB

Eliminasi TBC, Sumbawa Butuh Tambahan Alat Tes Cepat Molekuler


 Eliminasi TBC, Sumbawa Butuh Tambahan Alat Tes Cepat Molekuler Perbesar

Sumbawa, dwipamedia.com – Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa saat ini masihembutuhkan tambahan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) yang menjadi standar utama dalam penegakan diagnosis tuberkulosis (TBC). Penambahan alat ini dinilai sangat penting dalam mendukung target eliminasi TBC pada tahun 2030.

Demikian disampaikan Kepala Dikes Sumbawa, H. Sarip Hidayat kepada wartawan pada Selasa (20/1/2026). Guna mendukung eliminasi TBC tahun 2026, Kabupaten Sumbawa ditargetkan mampu menemukan 1.538 kasus TBC. “Sebelum menemukan kasus tersebut, kita wajib melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang terduga TBC,” tuturnya.

Dijelaskan, pemeriksaan terhadap kelompok terduga TBC tersebut masuk dalam target Standar Pelayanan Minimal (SPM), dengan jumlah sasaran pemeriksaan mencapai 7.474 orang. Namun, capaian pemeriksaan hingga saat ini masih belum optimal. Dimana pada tahun 2025, pihaknya baru bisa melakukan pemeriksaan terhadap 4.678 orang terduga TBC. Dari jumlah itu, sekitar 61 persen dinyatakan positif.

Menurutnya, tingginya persentase hasil positif menunjukkan masih banyak kasus TBC yang belum terdeteksi, sehingga pemeriksaan harus terus digencarkan. Pemeriksaan paling akurat, yakni dengan menggunakan alat TCM, yang saat ini di Kabupaten Sumbawa baru tersedia di empat fasilitas kesehatan, yakni RSUP Manambai Abdul Kadir, RSUD Sumbawa, Puskesmas Unit I Sumbawa, dan Puskesmas Utan. Kondisi tersebut menyebabkan puskesmas lain harus mengirimkan sampel dahak pasien ke fasilitas yang memiliki TCM.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, pihaknya berencana menambah alat TCM pada tahun 2026. Namun, pengadaannya masih sangat terbatas karena tingginya biaya. Selain itu, pada tahun ini juga direncanakan adanya tambahan alat TCM dari pemerintah pusat yang diperkirakan terealisasi pada triwulan II atau III.

Pihaknya berharap alat TCM dapat ditempatkan secara zonasi di sejumlah wilayah yang jaraknya cukup jauh dari pusat layanan kesehatan, seperti Empang dan Plampang, agar penanggulangan TBC di Kabupaten Sumbawa dapat berjalan lebih cepat dan efektif. (awe)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Sekda Sumbawa Pimpin Gotong Royong Serentak, Wujudkan Indonesia Asri

3 Juli 2026 - 11:11 WIB

Bupati Sumbawa Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

30 Juni 2026 - 16:12 WIB

Pemkab Sumbawa Buka Layanan Lapor Gas Bagi Masyarakat

29 Juni 2026 - 18:59 WIB

Bupati Sumbawa Harapkan Program UPLAND Bermanfaat Bagi Petani

29 Juni 2026 - 17:46 WIB

Pemerintah Pusat dan Pemkab Sumbawa Perkuat Sinergi Lestarian Cagar Budaya

29 Juni 2026 - 17:15 WIB

Pemkab Sumbawa Perkuat Kompetensi Bendahara Seluruh OPD

26 Juni 2026 - 17:14 WIB

Trending di Pemerintahan