Sumbawa, dwipamedia.com – Kabupaten Sumbawa ditargetkan menjadi sentra bawang terbesar di Provinsi NTB. Hal tersebut disampaikan Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot, saat membuka Pelatihan Budidaya Bawang Merah Program Upland yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Sumbawa, pada Senin (5/5/2025).
Dijelaskan, Program Upland menjadi peluang berharga bagi para petani untuk belajar secara serius tentang budidaya bawang merah. Menurutnya, komoditas bawang merah memiliki teknik budidaya yang berbeda dibandingkan tanaman lainnya.
Dimana, lanjut Bupati, diperlukan pengetahuan yang cukup, dan keuletan yang tinggi agar bisa berhasil. “Siapa yang menanam bawang harus seperti merawat bayi. Perlu penanganan ekstra, perhatian, dan kesabaran. Pendekatannya harus istimewa,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengingatkan seluruh peserta pelatihan agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, sebagai bekal menjadi petani bawang yang tidak hanya berhasil panen, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. “Kalau ini berhasil, insya Allah Sumbawa bisa menjadi daerah penghasil bawang merah terbesar di NTB,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Sumbawa, Ni Wayan Rusumawati dalam laporannya menyebutkan, pelatihan ini diikuti oleh 48 peserta dari 20 kelompok tani yang tersebar di Kabupaten Sumbawa. Kegiatannya berlangsung hingga 7 Mei mendatang. (dmn)














