Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 10 Apr 2026 15:23 WIB

Hadapi Musim Kemarau, BPBD Sumbawa Pastikan Kesiapan Personil dan Armada


 Hadapi Musim Kemarau, BPBD Sumbawa Pastikan Kesiapan Personil dan Armada Perbesar

Sumbawa, dwipamedia.com – Kabupaten Sumbawa setiap tahunnya selalu terdampak krisis air bersih dan kekeringan, akibat terdampak musim kemarau. Sebagai langkah antisipasi bagi masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa memastikan kesiapan armada dan personel.

Di Kabupaten Sumbawa terutama wilayah bagian utara, timur, barat dan tengah selalu terdampak krisis air bersih setiap tahunnya. Meski ada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), ketersedian airnya belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat karena itu saat musim kemarau seperti saat ini pendistribusian air bersih dari BPBD Kabupaten Sumbawa, Polres Sumbawa maupun PMI Cabang Sumbawa sangat membantu masyarakat yang terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat mengatakan, sebagai upaya pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat, selain pendistribusian air bersih. Pihaknya juga, mengupayakan solusi jangka panjang dengan mengupayakan sumber air baru bagi masyarakat.

“Seperti halnya perlindungan mata air, harus menjadi tanggung jawab bersama untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan agar debit air yang ada saat ini tidak berkurang drastis saat kemarau,” ujarnya saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Jumat, (10/4/2026).

Menurut Dayat — sapaan akrabnya, maraknya perambahan dan pembalakan liar membuat hutan gundul hingga degradasi hutan berdampak pada jumlah titik-titik mata air kian berkurang.

“Berkurangnya titik mata air ini tentu berdampak pada berkurangnya debit air tanah sebagai sumber mata air masyarakat,” jelas Dayat.

Dayat meminta pemerintah desa turut berperan dalam menjaga serta melestarikan hutan maupaun titik-titik mata air dengan melakukan eksplorasi pada titik-titik mata air sudah sangat berkurang.

“Kami meminta kesadaran masyarakat untuk menjaga hutan. Semakin banyak kegiatan masyarakat mengalihfungsikan hutan sebagai lahan pertanian jagung maka akan semakin banyak hutan yang digunduli,” terang Dayat.

Ia juga meminta kepada masyarakat melalui pemerintah desa untuk melaporkan jika mengalami kekeringan maupun krisis air bersih. (awe)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cegah Penyakit Campak, Dikes Sumbawa Minta Masyarakat Jaga Kebersihan

13 April 2026 - 14:24 WIB

Dinas Dikbud Sumbawa Jaga Tradisi dan Budaya Lokal Melalui Digitalisasi

6 April 2026 - 16:20 WIB

Antisipasi Gagal Panen, Dinas Pertanian Minta Petani Bijak Tentukan Pola Tanam

17 Maret 2026 - 15:21 WIB

Kabupaten Sumbawa Siapkan Diri Hadapi Penilaian Adipura

11 Maret 2026 - 17:02 WIB

Menteri KP Kunjungi Sumbawa, Bupati Usulkan Lima Desa Jadi KNMP

27 Februari 2026 - 13:48 WIB

Tinjau Gotong Royong Jalur Samota, Wabup Sumbawa Minta OPD Intens Jaga Kebersihan

20 Februari 2026 - 13:14 WIB

Trending di Pemerintahan