Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 27 Jan 2026 15:43 WIB

Bupati Sumbawa Tekankan Kolaborasi, Bangun Pengelolaan K3 yang Profesional


 Bupati Sumbawa Tekankan Kolaborasi, Bangun Pengelolaan K3 yang Profesional Perbesar

Sumbawa, dwipamedia.com — Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot, membuka Seminar Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional dengan tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Kegiatan terlaksana di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (27/1/2026).

Dalam laporannya, Kepala UPTD Balai Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Pulau Sumbawa, Zulkifli Kurniawan, yang mewakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB menyampaikan, Bulan K3 Nasional merupakan momentum penting untuk meningkatkan perlindungan di dunia kerja. Dengan jumlah pekerja Indonesia yang mencapai 146,54 juta orang, penerapan K3 dinilai sangat menentukan keselamatan, kesehatan, serta produktivitas tenaga kerja.

Melalui peringatan Bulan K3 Nasional dan pelaksanaan seminar ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya penerapan K3 di tempat kerja, memperkuat peran K3 sebagai sistem perlindungan tenaga kerja dan penopang produktivitas nasional, mendorong penguatan K3 melalui pemanfaatan teknologi informasi, serta meningkatkan partisipasi aktif perusahaan, pekerja, asosiasi pengusaha, serikat pekerja, lembaga pendidikan, media, dan masyarakat dalam membangun budaya K3.

Sementara, Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot menegaskan, K3 bukan sekadar prosedur teknis, melainkan bentuk penghormatan terhadap nyawa dan martabat manusia. “Pentingnya kepesertaan JKN bagi para pekerja sebagai jaring pengaman sosial, serta menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat budaya K3 melalui edukasi, kolaborasi, dan keteladanan, agar dunia usaha dapat tumbuh secara aman, sehat, dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Bupati” menegaskan, penerapan K3 bukan sekadar kewajiban formal, melainkan kebutuhan mendasar dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kerja dalam membangun sistem pengelolaan K3 yang profesional, andal, dan berkelanjutan.

Seminar tersebut diikuti oleh perwakilan instansi pemerintah, perusahaan, praktisi K3, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, sebagai wujud sinergi dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berdaya saing, khususnya di Kabupaten Sumbawa. (dmn)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Dislutkan Sumbawa Serahkan Freezer untuk Poklahsar Pulau Bungin

1 April 2026 - 18:00 WIB

Dukung Kebutuhan Nelayan, Pemkab Sumbawa Anggarkan Sarana Perikanan Tangkap

12 Maret 2026 - 16:56 WIB

Kabupaten Sumbawa Siapkan Diri Hadapi Penilaian Adipura

11 Maret 2026 - 17:02 WIB

Dislutkan Sumbawa Upayakan Pengembangan Kawasan Budidaya Mutiara di Pulau Bungin

11 Maret 2026 - 16:11 WIB

Dislutkan Komit Kembangkan Potensi Lahan untuk Budidaya Rumput Laut

11 Maret 2026 - 15:15 WIB

Budidaya Mutiara Tradisional Pulau Bungin Berpotensi Jadi Sektor Ekonomi Unggulan

10 Maret 2026 - 16:20 WIB

Trending di Pemerintahan