Sumbawa, dwipamedia.com – Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa melaksanakan Roadshow Pembinaan Tertib Administrasi dan 10 Program Pokok PKK. Kegiatan pembinaan ini digelar sejak 16 hingga 24 Oktober 2025 di lima kecamatan, yakni Utan, Lenangguar, Batu Lanteh, Lopok, dan Labuhan Badas.
TP PKK Kabupaten Sumbawa terus memperkuat kapasitas kelembagaan hingga ke tingkat kecamatan. Sehingga kegiatan roadshow ini difokuskan pada pembinaan tertib administrasi bagi pengurus PKK kecamatan dan kelompok kerja (Pokja).
Menurut Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, tertib administrasi menjadi aspek penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan setiap program PKK di wilayah masing-masing. “Tertib administrasi atau pembukuan terkait setiap kegiatan PKK sangat penting agar terlihat jelas program-program yang sudah dijalankan dan dilaksanakan,” jelas Hj. Ida saat kegiatan penutupan roadshow di Kecamatan Labuhan Badas, Jumat (24/10/2025).
Dalam rangkaian roadshow tersebut, dilakukan pula pemeriksaan buku administrasi PKK kecamatan untuk menilai sejauh mana ketertiban dan kelengkapan pelaporan kegiatan yang telah dilaksanakan.
Hj. Ida Fitria menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar kecamatan telah menjalankan administrasi dengan baik, meski masih ada beberapa yang perlu penyempurnaan. “Administrasi yang sudah benar dan baik agar dilanjutkan. Sementara bagi kecamatan yang masih ada kekeliruan agar segera diperbaiki, lengkapnya administrasi pembukuan juga merupakan salah satu bentuk transparansi dalam berorganisasi,” pesannya.
Ketua TP PKK menegaskan, tertib administrasi merupakan pondasi utama untuk memastikan program-program PKK berjalan efektif, terukur, dan bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga diharapkan kegiatan pembinaan seperti ini dapat mendorong konsistensi dan profesionalitas PKK di semua tingkatan.
Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa dan Sekretaris mengajak semua ketua dan sekretaris TP PKK kecamatan dan desa serta koordinator kelompok Dawis, untuk melihat pendataan di tiga buku wajib kelompok Dasawisma. “Dengan kegiatan ini, diharapkan kecamatan lain yang sudah kita sosialisasikan sebelumnya juga dapat menerapkan tertib administrasi dalam kegiatan PKK sehari-hari,” pungkasnya. (dmn)














