Sumbawa, dwipamedia.com – Bupati Sumbawa H Syarifuddin Jarot dan Ketua KONI Sumbawa Abdul Rafiq menyatakan kesiapan penuh mereka dalam menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2028. Keduanya mengajak seluruh masyarakat Sumbawa untuk bersama-sama mensukseskan ajang olahraga nasional ini.
“Mohon doa restunya, semoga rencana pelaksanaan PON Tahun 2028 di NTB-NTT tetap berjalan,” kata Bupati Sumbawa.
Sementara Ketua KONI Sumbawa Abdul Rafiq, mengajak Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Kabupaten Sumbawa untuk mengawal proses PON XXII. Ia berharap dengan pengawalan ini, Kabupaten Sumbawa bisa mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah 3 cabang olahraga sesuai dengan Rencana Induk Olahraga (Rinduk). “Ada tiga cabang olahraga yang ditetapkan Sumbawa sebagai tuan rumah yakni Panahan, Grasstrack dan Tarung Derajat. Kita berharap sinergi yang sudah terbangun dengan baik antara Pemda dan DPRD dan KONI Kabupaten Sumbawa dapat terus terjaga dan terjalin dengan baik,” ujarnya Rabu (10/9/2025).
Rafiq menekankan, olahraga memiliki dua dimensi penting ideal dan realistis. Dimensi ideal berfokus pada persiapan mental atlet, sementara dimensi realistis mencakup kesiapan sarana, prasarana, dan sistem pendukung yang memadai. “Olahraga bukan hanya tentang meraih medali, tetapi juga mengenai pencapaian kepuasan diri dan memberikan kebahagiaan kepada orang lain,” tuturnya.
Rafiq mengingatkan semua pihak, baik atlet maupun penyelenggara, untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. “Target kita bukan hanya menjadi juara di PON, tetapi juga mempersiapkan atlet untuk berprestasi di ajang internasional seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Kita ingin mencetak atlet yang siap bersaing di panggung dunia,maka pada pelaksanaan PORKAB ini sebagai pembuktian komitmen seluruh atlet, wasit dan pelatih” jelas Rafiq.
Menurutnya, faktor manusia adalah yang utama dalam meraih kesuksesan. Kesiapan mental atlet harus didukung oleh sistem dan infrastruktur yang memadai. Ia menegaskan bahwa kemenangan sejati hanya bernilai jika diraih dengan cara yang jujur dan mengikuti aturan yang berlaku. “Kita harus menang dengan sportivitas, bukan kecurangan. Jika menang dengan curang, itu bukan prestasi olahraga yang sebenarnya,” tegasnya.
Rafiq menambahkan, selepas Porkab, KONI akan menggelar Training Center (TC) bagi atlet menuju Porprov 2026 dan PON 2028. Dengan persiapan komprehensif di bidang mental, sarana, dan sistem, Sumbawa siap menyongsong PON XXII sebagai bagian dari tuan rumah yang menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. (awe)














