Sumbawa, dwipamedia.com – Perguruan Pusat Tarung Derajat melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumbawa pada Kamis (28/8/2025). Kehadiran Sang Guru Badai Meganagara Drajat dan Bidang Organisasi Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB Kodrat) Donni Wukir Mahendro, disambut oleh Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq dan pengurus lainnya, di ruang VIP Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga hadir dari Pemda Sumbawa dalam hal ini Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Tata Kostara, Sekretaris Dispopar Muhammad Irfan, Ketua Pengprov Tarung Derajat NTB H Lalu Winengan, Ketua Pengkab Tarung Derajat Sumbawa Sabaruddin, serta lainnya.
Rombongan langsung mengunjungi GOR Mampis Rungan, yang direncanakan sebagai venue beladiri untuk Porprov NTB 2026 dan PON 2028. Apalagi khusus Tarung Derajat, sudah ditunjuk Kabupaten Sumbawa sebagai lokasi pelaksanaan untuk PON.
Dalam kesempatan itu, Ketua KONI Sumbawa menjelaskan sejauh ini pihaknya bersama Pemda telah menyiapkan segala keperluan guna mendukung pelaksanaan Porprov dan PON. Termasuk untuk venue beladiri di GOR Mampis Rungan. “DED sudah siap dari jauh hari, terurama untuk penambahan tribun penonton,” ungkap Rafiq.
Untuk itu, Rafiq yang didampingi Wakil Ketua KONI Muhammad Yamin dan Hamzah Abdullah, Kabid Hukum KONI Ahmadul Kusasi, Kabid Organisasi Amiruddin, serta dari Bidang Binpres KONI Sumbawa, berharap agar pada Porprov mendatang, cabor Tarung Derajat bisa dipertandingkan di Sumbawa. Sebagai gambaran untuk pelaksanaan PON mendatang. “Itu harapan kami. Supaya bisa mengetahui dimana letak kekurangan dan kelebihan selama pelaksanaan. Sehingga saat pelaksanaan PON bisa lebih baik,” terangnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dispopar Sumbawa Tata Kostara. Diungkapkan, untuk akomodasi dipastikan siap. Karena penginapan baik hotel maupun homestay di Sumbawa bisa mencapai 1000 lebih kamar. “Yang jelas kita sudah siap menghadapi kegiatan olahraga di Sumbawa,” tuturnya.
Sementara Sang Guru Badai Meganagara Drajat mengatakan, yang paling utama untuk kegiatan beladiri yakni keselamatan atlet. Seperti harus tersedia tenaga kesehatan saat pertandingan dan lokasi fasilitas kesehatan tidak jauh dari venue. Selain itu, di gedung tempat pertandingan harus disiapkan toilet khusus atlet, tempat pemanasan atlet, termasuk temoat beristirahat bagi atlet. “Dari kami ada beberapa masukan, kalau sebelumnya rencana renovasi masih khuaus untuk bagaimana enaknya penonton menikmati acara. Dari kami kalau bisa difokuskan bagaimana pelayanan fasilitas gedung terhadap atlet,” terangnya.
Meski demikian, pihaknya mengaku secara umum untuk fasilitas sudah bagus. Dimana ada sinergi antara Pemda dan KONI untuk mensupport lokasi kegiatan. Terutama apabila nanti Tarung Derajat diberikan kesmepatan tampil di Sumbawa. Mudahan kedepan tidak ada kendala. “Kami akan buat rekom, intinya Tarung Derajat merasa dihargai keberadaannya di Sumbawa,” pungkasnya. (awe)














