Sumbawa, dwipamedia.com – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan Pengurus Provinsi Perpani NTB menyelenggarakan Pelatihan Wasit Daerah Tingkat Provinsi NTB yang dibuka pada Kamis, 22 Mei 2025. Acara yang digelar di Padepokan Beladiri KONI Sumbawa ini akan berlangsung hingga Sabtu 24 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan panahan, khususnya di wilayah NTB.
Acara pembukaan pelatihan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, menunjukkan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap pengembangan olahraga panahan di Sumbawa. Hadir mewakili Bupati Sumbawa adalah Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik (PHP) I Ketut Sumadi Arta Turut hadir pula Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, dan Wakil Ketua II DPRD, Gitta Liesbano, Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, para pimpinan cabor, serta lainnya.
Bupati Sumbawa dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati bidang PHP, I Ketut Sumadi Arta, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Perpani Kabupaten Sumbawa atas inisiatif penyelenggaraan pelatihan ini. Ia menyoroti permasalahan klasik dalam dunia olahraga, termasuk di Sumbawa, yang masih berkutat pada minimnya pembinaan jangka panjang, kurangnya fasilitas, serta belum meratanya kualitas wasit dan pelatih.
Ia juga mengungkapkan beberapa kejuaraan daerah masih kekurangan wasit kompeten, bahkan terkadang harus “mengimpor” dari luar kabupaten atau provinsi, yang tentu menghambat proses pembinaan atlet. Oleh karena itu, pelatihan ini dianggap sangat vital sebagai titik awal transformasi kualitas teknis perwasitan panahan.
Bupati berharap para peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius, tidak hanya untuk mendapatkan sertifikat, tetapi sungguh-sungguh memperdalam pemahaman tentang aturan pertandingan, etika perwasitan, serta dinamika perkembangan panahan modern.
Ketua Umum Perpani Kabupaten Sumbawa, Muhammad Yamin dalam sambutannya menekankan pelatihan ini bertujuan agar para peserta dapat mentransmisikan ilmu yang didapat kepada atlet, menjadi pegangan di lapangan saat lomba, dan memahami norma-norma yang ada dalam panahan. Ia juga menyampaikan filosofi di balik anjuran Rasulullah untuk belajar memanah, yang tidak hanya mengasah fisik tetapi juga ketenangan dan kerendahan hati. “Dengan memanah kita mendapatkan kekuatan, Dengan memanah juga dapat meraih prestasi,” imbuhnya
Dilanjutkan, program berjenjang ini akan terus berlanjut hingga tahun 2026, dimana wasit daerah yang telah terlibat di Kejuaraan Nasional bisa mengikuti Pelatihan Wasit Nasional. Puncaknya, pada tahun 2027, Perpani Kabupaten Sumbawa menargetkan enam wasitnya telah bersertifikasi nasional, yang nantinya akan siap bertugas di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROP) bulan Juni 2026, dan bahkan di PON XXII 2028.
Sementara itu, Ketua Panitia, Agus Subandi melaporkan, kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta dari seluruh NTB. Pelatihan ini merupakan upaya Perpani Sumbawa, Provinsi NTB, dan PB Perpani untuk memenuhi kebutuhan wasit daerah yang berkualitas dan tersertifikasi. “Dalam pelatihan ini menghadirkan dua Narasumber dari PB Perpani yaitu Reno Sagita Wibowo selaku wasit nasional dan wakil ketua bidang perwasitan PB PERPANI dan Andri Kurniawan Pratama. yang juga Wasit Nasional dan Anggota Bidang Perwasitan” ungkapnya. (awe)














