Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 21 Mar 2023 18:16 WIB

30 Sekolah di Sumbawa Bakal Dimerger


 30 Sekolah di Sumbawa Bakal Dimerger Perbesar

Sumbawa, dwipamedia.com – Sebanyak 30 sekolah yang ada di Kabupaten Sumbawa bakal dimerger. Saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) bersama Dewan Pendidikan sedang melakukan pengkajian dan sosialisasi kepada sejumlah sekolah yang akan dimerger.

“Totalnya ada 30 sekolah yang akan dijadikan 15 sekolah. Sekolah ini tersebar di kecamatan termasuk di kota,” ungkap Kadis Dikbud Kabupaten Sumbawa, M Ikhsan Safitri saat menggelar pertemuan dengan Pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa (DPKS) di ruang kerjanya, Selasa 21 Maret 2023.

Adapun Sekolah yang akan dimerger diantaranya, SDN 1 dan SDN 2 Labuhan Mapin, SDN 3 dan SDN 5 Utan, SDN 2 Sumbawa dan SDN 3 Sumbawa, SDN 1 Sumbawa dan SDN 4 Sumbawa, SDN 6 Sumbawa dan SDN 9 Sumbawa.

Menurut Doktor Ikhsan—sapaan Kadis Dikbud, merger sekolah secara normatif memiliki legal standing yakni Permendikbud No.36 tahun 2014. Salah satu pertimbangan merger tersebut adalah kesenjangan (Disparitas) baik secara kualitas maupun kuantitas. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan, harus ada intervensi, sehingga tidak ada lagi pembahasan mengenai hal itu. Ia memberi contoh SDN 2 Sumbawa dan SDN 3 Sumbawa. Jumlah murid di SDN 2 Sumbawa over kapasitas sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) dilaksanakan secara dobel shif. Secara kualitas, sekolah tersebut terbilang berprestasi. Sedangkan SDN 3 Sumbawa meski di pusat kota selalu mengalami kekurangan murid. Secara kuantitas maupun prestasi, SDN 3 Sumbawa tidak berkembang dengan baik. “Dengan mergernya dua sekolah ini, tidak ada lagi disparitas,” tuturnya.

Demikian dengan sekolah lainnya, juga mengalami hal yang sama. Sehingga merger menjadi solusi mengatasi persoalan itu. Mengenai nama sekolah pasca merger, Ia menilai nomerik tidak lagi penting, namun diganti dengan nama yang lebih bersejarah. Bisa saja SDN Pekat, SDN Seketeng, atau yang nama yang memiliki nilai sejarah, seperti SDN Sumer Bater, SD Bala Putih dan lainnya.

Rencana merger sekolah ini mendapat dukungan dari Dewan Pendidikan Sumbawa. Jamhur Husain selaku Ketua, menilai merger menjadi solusi adanya disparitas sekolah yang satu dengan lainnya. Murid yang sebelumnya berada di sekolah yang dinilai ‘kurang berprestasi’ tidak lagi minder, melainkan merasa setara dengan murid di sekolah yang sebelumya dianggap berprestasi. Merger juga menjadi solusi dari keluhan kekurangan murid maupun kelebihan murid setiap penerimaan peserta didik baru (PPDB). “Ini harus didukung karena akan bermuara pada peningkatan mutu pendidikan di sekolah bersangkutan,” pungkasnya.

Hadir dari Dewan Pendidikan mendampingi Jamhur Husain, Zainuddin (Sekretaris), bersama beberapa anggota yakni, Suharli, Erma Suryani, Sri Wahyu Hidayati, Jhon Kenedi, Sanapiah, dan Junaida Iriani. (awe)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Masa Jabatan Kades dan BPD di Kabupaten Sumbawa Diperpanjang

23 Mei 2024 - 10:01 WIB

LCCM Tingkat Kabupaten Sumbawa Diikuti 16 Sekolah, SMPN 1 Sumbawa Jadi Juara

21 Mei 2024 - 11:51 WIB

Bupati Sumbawa Tinjau Kelanjutan Pembangunan Jalan Samota

28 April 2024 - 19:43 WIB

Lomba FBS Tahun 2024 Diikuti 367 Siswa SD dan SMP se Kabupaten Sumbawa

27 April 2024 - 18:50 WIB

Kabupaten Sumbawa Raih Peringkat Empat Nasional dalam Standar Pelayanan Minimal 2024

24 April 2024 - 19:17 WIB

Pelaku Wisata di Sumbawa Diberi Pelatihan Pemasaran Digital Sektor Pariwisata

24 April 2024 - 18:35 WIB

Trending di Pemerintahan