Sumbawa, dwipamedia.com – Sebanyak sembilan orang siswa SMP Negeri 1 Sumbawa mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB ke XII tahun 2026. Mereka tergabung dibeberapa cabang olahraga, dan berhasil meraih prestasi yang membanggakan.
Siswa tersebut yakni, Jessika Adelia Kalonice, yang berhasil meraih 2 medali emas, di cabor panahan, Al Fatih meraih medali emas dan perunggu di panahan. Selanjutnya Jonatan Jibril, 2 medali perak, di panahan. Serta Mentari yang meraih medali perunggu di cabor panahan.
Kemudian ada At Talari meraih medali perunggu di cabor aquatik. Daffa Akmal Negara juga medali perunggu di cabor karate. Selanjutnya M Rasya Fadil meraih perunggu di taekwondo. Ada pula Avika Reva Pranata yang ikut di cabor drumband, dan Nur Aulia Utami ikut di cabor panahan.
Kepala SMPN 1 Sumbawa Wisnu Pujanadi memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian prestasi siswanya. “Saya sangat mengapresiasi siswa-siswi yang mengikuti Porprov lalu. Ini adalah prestasi luar biasa dan tentu membawa nama harum SMPN 1 Sumbawa,” kata Wisnu saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi siswa lainnya agar terus berprestasi di berbagai bidang.
“Kami dari pihak sekolah hanya mendukung, dalam arti memberikan motivasi ke anak-anak ini bagaimana bisa berprestasi. Kemudian memfasilitasi contoh terkait izin. Kita beri apresiasi yang sangat tinggi. Kami melihat pribadi anak-anak ini yang meraih prestasi. Kita harus mendukung mereka,” tukasnya.
Pihaknya berharap, prestasi ini menjadi motivasi bagi teman-temannya. Jalan mereka masih panjang dan kesempatan untuk meraih prestasi terbuka luas, baik di bidang olahraga, seni, keterampilan maupun akademik.
“Setiap anak yang mendapat prestasi, contoh yang ikut porprov ini kita umumkan di upacara, disaksikan oleh teman-teman, diberikan selamat oleh bapak ibu guru juga temannya. Harapan kedepan pembinaan terhadap anak-anak ini harus lebih intensif. Karena perjuangan mereka masih sangat panjang,” tutur Wisnu. (awe)













